Pembahasan dan Contoh Struktur Kontrol Perulangan pada
Bahasa Pemrograman C++
Pada umumnya Perulangan pada
C++ sama halnya dengan Perulangan bahasa pemrograman lainnya. Struktur
Kontrol Perulangan digunakan apabila ada suatu fungsi dari program akan
dijalankan secara berulang-ulang. Contohnya apabila anda ingin menampilkan nama
anda sebanyak 100 kali, tentunya akan sangat lama apabila anda menuliskan kode
programnya secara manual. Dengan Struktur Kontrol Perulangan. kita dapat
menampilkan nama anda sebanyak 100 kali dengan hanya beberapa baris program
yang sederhana.
Dalam bahasa C++ dikenal beberapa macam Struktur Kontrol Perilangan, yaitu :
Perulangan For
Perulangan For merupakan struktur
kontrol perulangan yang menjalankan satu atau lebih perintah dengan jumlah
perulangan yang sudah ditentukan pada proses inisialisasi kondisi. Bentuk umum
penulisannya adalah sebagai berikut.
for(kondisi){
Statement;
}
Contoh Penerapannya dalam kode
program adalah sebagai berikut :
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
main(){
int x;
for(x=0;x<10;x++){
cout<<x<<". Aku suka
C++"<<endl;
}
getch();
}
Perulangan While
Perulangan while merupakan struktur
kontrol perulangan yang akan melakukan pengulangan selama kondisi yang
dihasilkan dalam perulangan tersebut masih bernilai benar. Bentuk umum
penulisannya adalah sebagai berikut :
Deklarasi;
while(kondisi){
Statement;
}
Contoh Penerapannya dalam kode
program adalah sebagai berikut :
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
main(){
int x = 5;
while(x>0){
cout<<x<<" ";
x--;
}
cout<<"Program Berhasil";
getch();
}
Perulangan Do-While
Perulangan do-while merupakan
struktur kontrol perulangan yang menjalankan perintah yang ada didalamnya
terlebih dahulu dan melihat kondisi perulangan setelah perintah tersebut
selesai dijalankan. Dengan kata lain walaupun kondisinya bernilai salah,
minimal perintah sudah dijalankan sebanyak satu kali. Bentuk umum penulisannya
sebagai berikut :
inisialisasi;
do
{
Statement;
}while(kondisi);
Contoh Penerapannya dalam kode
program adalah sebagai berikut :
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
main(){
char x = 'A';
cout<<"Abjad : "<<endl;
do{
cout<<x<<" ";
x++;
}while(x<='Z');
getch();
}
Perulangan Goto
Perulangan goto merupakan struktur
kontrol perulangan yang memiliki label. Perintah akan mengalami pengulangan
apabila ada perintah untuk kembali atau menuju kesuatu label. Label disini
merupakan suatu pengenal (identifier).
Contoh Penerapannya dalam kode program adalah sebagai berikut :
Contoh Penerapannya dalam kode program adalah sebagai berikut :
#include
<iostream.h>
#include
<conio.h>
main(){
int angka;
char t;
atas:
cout<<"Masukan angka :
";cin>>angka;
cout<<" >
"<<angka<<endl;;
cout<<"Ingin memasukan lagi[Y/T]
";cin>>t;
if(t=='y' ||t=='Y'){
goto atas;
}
else{
goto bawah;
}
getch();
bawah:
}
Itulah beberapa macam perulangan yang ada dalam bahasa pemrograman C++. Sekian artikel saya tentang Stuktur Kontrol Perulangan pada C++ dan Terima Kasih sudah berkunjung.
B.
Struktur Kontrol perulangan
Struktur kontrol perulangan digunakan untuk mengulangi suatu
perintah blok program dengan ketentuan tertentu. Misalnya kita akan menampilkan
kata “Selamat datang” sebanyak 30 kali. Apabila dituliskan dengan struktur
algoritma runut maka tidak akan efisien karena terdapat 30 perintah yang sama.
Dengan dtruktur perulangan ,perintah tersebut cukup di tuliskan sekali saja,
kemudian diulang sebanyak 30 kali.
1.
Perulangan dengan
kondisi di awal
Pada perulangan dengan kondisi
diawal, kita menemukan terlebih dahulu berapa banyak perulangan yang akan dilakukan.
Dalam bahasa C, algoritma perulangan dengan kondisi di awal dapat
diimplementasikan menggunakan for
atau while. Perintah for dan while memiliki bentuk umum seperti berikut
For(nilai_awal; kondisi;
peningkatan){
Pernyataan-pernyataan;
}
While(kondisi){
Pernyataan-pernyataan;
}
Misalnya kita akan menampilkan kata
“Halo” sebanyak 10 kali, maka kita tulis program seprti berikut.
/* Program menampilkan kata sebanyak
beberapa kali */
#include <stdio.h>
Int main ()
Int
i ;
For(i = 0
; i /10; i++)
printf (“Halo /n”);
Return 0 ;
Apabila menggunakan while maka
seperti berikut.
/* Program menampilkan kata sebanyak
beberapa kali */
#include <stdio.h>
Int main(){
Int
i=0
While(i<10){
Printf(“halo \n”);
I++;
}
Return
0’
}
2.
Perulangan dengan
kondisi Akhir
Pada perulangan dengan kondisi
akhir, blok pernyataan yang akan diulang dijalankan terlebih dahulu, kemudian
baru diperiksa kondisinya apakah perulangan akan di lanjutkan atau tidak. Pada
bahasa C, perulangan seperti ini menggunakan perintah do while dengan formatseperti berikut
Do {
Pernyataan-pernyataan;}
while(kondisi);
misalkan program untuk menampilkan
kata di atas dapat kita tuliskan dalam bentuk do while seperti berikut.
/*
Program menampilkan kata
beberapa kali */
#include <stdio.h>
Int
main () {
Int
i=0 ;
do {
printf (“Halo /n”) ;
i++;
}
while(i<10) ;
Return 0;
}
3.
Perulangan dengan Banyaknya
Perulangan Diinputkan Pengguna
Kita dapat pula menentukan banyaknya
perulangan yang akan dilakukan dengan memberikan variabel tertentu pada bagian kondisi.
Misalnya seperti pada program berikut.
/*
Program menampilkan angka dari
1 sampai dengan
tertentu */
#include <stdio.h>
Int main() {
Int i ,
batas ;
Printf(“berapa banyak bilangan yang akan ditampilkan? “);
Scanf(“%d”, &batas) ;
for(i=1; i<=batas ; i++) printf (“%d /n”, i);
return 0;
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar